Sinergi Polri, Satpol PP dan Kemenag Perkuat Karakter Pelajar SMA Negeri 8 Tanjab Timur

Tanjab Timur | Telago.co.id – Upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan sadar hukum terus diperkuat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kamis (12/02/2026), tiga instansi bersinergi menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan terpadu bagi siswa-siswi SMA Negeri 8 Tanjab Timur.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Polres Tanjab Timur, Satpol PP, serta Kementerian Agama. Kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memberikan edukasi komprehensif kepada pelajar, tidak hanya dari sisi hukum dan kedisiplinan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual.

Kasat Binmas Polres Tanjab Timur, AKP Ses Eko Wati, S.H., dalam materinya menekankan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Ia mengingatkan para siswa tentang bahaya narkoba, dampak bullying, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

“Kami ingin adik-adik tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki pemahaman hukum yang baik serta mampu menjaga diri dari pengaruh negatif,” ujarnya di hadapan para siswa.

Sementara itu, Tigor Francisco, Kabid Binmas Satpol PP, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban umum. Ia mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin dan mampu menjadi contoh di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dari sisi pembinaan rohani, Ustad Bahtiar selaku perwakilan Kemenag memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi moral generasi muda. Ia menekankan bahwa tantangan era digital harus dihadapi dengan iman, akhlak, dan kontrol diri yang kuat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendapat antusias tinggi dari para siswa. Pihak sekolah pun menyatakan komitmen untuk terus mendukung program pembinaan karakter melalui sinergi lintas instansi demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas.(Suharto)