Warga Parit 8 Menjerit, Jalan Penghubung Antar Desa Tak Layak Dilalui

Sabak Timur|Telago.co.id – Kondisi jalan penghubung di Parit 8, perbatasan Desa Kota Raja dengan Desa Alang-Alang, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini kian memprihatinkan.

Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut mengalami kerusakan parah, berlubang, berlumpur, dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat badan jalan dipenuhi kubangan lumpur dan galian yang tidak tertata, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

Kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas. Bahkan, warga mengaku kerap terjebak dan terpaksa memutar arah karena kondisi jalan yang nyaris tidak bisa dilewati.

Jalan Parit 8 ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi hasil pertanian, perkebunan, hingga mobilitas anak sekolah dan warga yang berobat. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai menghambat perekonomian dan aktivitas sosial warga dua desa tersebut.

Warga setempat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, khususnya bidang Alat dan Konstruksi (Alkal), dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat maupun perbaikan permanen.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan ini. Sudah lama rusak dan semakin parah. Kalau hujan, tidak bisa dilewati sama sekali,” ungkap salah seorang warga.

Masyarakat juga secara khusus meminta perhatian langsung dari Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, ST, agar segera mengambil langkah konkret dan menginstruksikan dinas terkait untuk mempercepat penanganan jalan rusak tersebut.

Dengan kondisi jalan yang semakin memburuk, warga khawatir akan terjadi kecelakaan serta terisolasinya akses antar desa apabila tidak segera ditangani. Pemerintah daerah diharapkan tidak menunggu kerusakan bertambah parah dan segera menjadikan perbaikan jalan parit 8 sebagai prioritas(Syapri)